Read More..
Senin, Maret 18, 2013
Senyum dan Ramah ...
Read More..
Diposting oleh
hesti octavia
di
14.56.00
0
komentar
Kamis, Maret 07, 2013
Matahari Tidak Pernah Terbit dari Timur
28 Februari 2013. Ya, hari itu adalah hari Kamis. Saatnya saya mengikuti kuliah pertama saya dalam mata kuliah Kajian Kurikulum dan Bahan Ajar PKn, dalam mata kuliah ini saya kembali bertemu dosen yang paling kritis dan ngeselin sedunia ”ah yang bener..hehe”. Dosen yang cukup memutar otak saya dengan kajian Konferensi Meja Bundarnya, tentang kasus Sipadan Ligitan, tentang Tulisan Rifqi Muna “Dinamika Konsep Pertahanan Era Reformasi”, tentang tulisan Daoed Joesoef “Geopolitik dan Geostrategi”, tentang LoI (Letter of Intens) IMF dan Indonesia, dan masih banyak lagi, yang mengajari saya untuk lebih berpikir kritis.
Diposting oleh
hesti octavia
di
07.57.00
0
komentar
Rabu, Maret 06, 2013
Saling Mengingatkan dalam Kematian...
Mengingat mati atau dzikrul maut adalah upaya untuk membuat hidup lebih produktif.
Dengan mengingat mati maka kita akan menyadari bahwa kita tidak akan hidup di dunia selamanya.
Keyakinan bahwa kita hanya memiliki waktu yang sangat terbatas inilah yang membuat kita berusaha memanfaatkan waktu untuk berbuat hal yang baik sebanyak mungkin yang akan menjadi catatan amal shaleh di sisi Allah.
Sedangkan mereka yang berorientasi hanya untuk kesenangan dalam kehidupan di dunia, maka mengingat mati akan menyebabkan ia lemah semangat, karena mati baginya adalah terputusnya segala kenikmatan akan hasil usahanya selama ini, tanpa ia mau berbagi peduli.
Meski telah meninggalkan jasad, namun ruh masih dapat merasakan kepedihan atau kebahagiaan. Menurut Al Ghazali, hakikat dari kematian itu adalah jasad tidak lagi efektif terhadap keberadaan ruh.
Semua anggota badan (telinga, hidung, tangan, mata dan hati/kalbu) sesungguhnya merupakan alat-alat yang digunakan ruh untuk melihat, mendengar, atau merasakan sesuatu.
Sedangkan perasaan gembira, senang, bahagia, duka dan nestapa adalah bagian yang terkait dengan ruh itu sendiri. Kematian sama dengan hilangnya segala kemampuan yang timbul sebagai sebab akibat keterkaitan ruh dengan anggota-anggota tubuh.
Hilangnya kemampuan anggota tubuh itu seiring dengan matinya jasad, hingga tiba saatnya nanti ruh dikembalikan (difungsikan) kepada jasadnya. Seringkali kita mendengar bahwa ruh akan dipersatukan kembali dengan jasad (manusia dibangkitkan kembali) hingga datangnya hari kiamat kelak bukan?
Logikanya, menurut Al Ghazali dapat dipersamakan dengan hilangnya fungsi salah satu anggota badan disebabkan karena telah rusak atau hancurnya anggota badan itu. Urat-urat yang berada dalam anggota tubuh itu tidak dapat dialiri lagi oleh ruh.
Jadi ruh yang memiliki daya pengetahuan, berfikir dan merasa itu tetap ada dan memfungsikan sebagian anggota tubuh lain namun tak mampu memfungsikan sebagian yang lain. Jadi kematian tak berarti musnahnya ruh atau hilangnya daya cerna ruh.
Bukti tentang ini dapat direnungi pada kematian para syuhada dalam surat Ali Imran ayat 169: “Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki”. Kematian dapat pula berarti kekalnya kebahagiaan atau kesengsaraan.
Rasulullah SAW bersabda: "Kuburan itu dapat menjadi salah satu jurang neraka atau syurga" (HR Tarmidzi). Penjelasannya dilanjutkan kembali oleh Rasulullah dalam sabdanya yang lain: "Jika salah seorang dari kalian mati, pagi dan petang akan diperlihatkan kedudukannya (kelak). Jika ia termasuk penghuni syurga maka tempat duduknya di tempatkan di surga, dan jika ia termasuk penghuni neraka maka tempatnya di neraka. Dan kepada mereka dikatakan, "Inilah tempat kalian hingga tiba saatnya dibangkitkan untuk menemui Dia pada hari kebangkitan." (HR Bukhari).
Tentang kondisi alam kubur digambarkan oleh Al-Ghazali mengutip beberapa ulama salaf (seperti 'Ubaid bin 'Umair Al-Laitsi, Muhammad bin Shabih, Yazid Al-Ruqasyi, dan Ka'b (Al-Ahbar) lebih mencekam lagi. Bahwa ruh orang yang telah berada dalam alam lain itu dapat mendengar perkataan ruh lain, bahkan orang yang masih hidup.
Hal itu pernah dibuktikan oleh Rasulullah SAW saat beliau bertanya tentang janji Allah, kepada jawara-jawara Quraisy yang tewas terbunuh dalam perang Badar. Usai bertanya tersebut, Beliau ditanya oleh para sahabat: "Wahai Rasulullah! Apakah engkau berseru kepada mereka, sedangkan mereka sudah mati?". Beliau menjawab: "Demi Allah yang jiwaku berada ditanganNya, mereka mendengar kata-kataku lebih jelas daripada kalian. Hanya saja mereka tak mampu menjawab."
Dari Muhammad bin Shabih pernah diriwayatkan pula, jenazah yang telah diletakkan di liang lahat/kubur akan disapa oleh sesama ahli kubur tetangganya seraya melemparkan beberapa pertanyaan berikut: "Wahai orang yang telah meninggalkan sanak saudara dan handai taulan, tidak pernahkah engkau belajar dari kami? Pernahkah terlintas engkau akan seperti kami? Tidakkah engkau melihat bahwa kami tak bisa lagi beramal sedangkan engkau pernah memiliki kesempatan? dan sebagainya". Wallahua'lam
by : http://blogmotivasionline.blogspot.com/2013/02/kematian-dan-alam-kubur.html
Read More..
Diposting oleh
hesti octavia
di
20.52.00
0
komentar
Selasa, Juni 14, 2011
Tulisan lama yang tak kunjung terposting.,dan rasanya saya ingin ini menjadi bagian dari perjalanan saya,meski semua sudah berakhir..^^
Keep reading...
==
Ehm..,uda lama banget ni ga nulis..ga update sini..,
Apa kabar semua..?
yang pasti baik-baik aja kan..:)
Kali ini cuma mu sharing aja ni.,
Kemarin tanggal 16 main ke Sarangan ni..
Seruu...:^^
Awalnya sih rencana cuma mu ke Tawangmangu, eh tak taunya rencana berubah.
Baru mu berangkat uda molor.,rencana jam 9 dari Solo, eh jadi jam 10 baru berangkat. Huft..
Biasa anak muda, Hehe.. Jam karet.,!
Oia ni nama-nama kami yang masuk dalam rombongan mulai dari saya sendiri ^^ ga usah disebutin namanya ya..hehe.. Yang lain diantaranya Mas Sarjono (ni ojek ku ni, hehe.. piss mas'e..:p), trus Mas Gigih boncengan ma Mbak Ii'(kakak'e Mas Sarjono),
Mas Agus ma Mbak Fitri, Mbak Novi ma temen'e (mas'e sapa saya ga kenal,hehe..), Mbak Ary ma temen'e (juga ga tau namanya..:p) dan yang terakhir Mas Ambon, eh salah, Mas Yulianto nama asline, tapi biasa dipanggil Ambon, ga tau apa artinya. Hehe .. Dia orang paling lucu diantara kami, bisa ketawa terus klu sama dia. Dan kebetulan juga Mas Ambon ini nyepeda sendiri, ga ada temen'e, kasian...:D
Hm...lagi menikmati perjalanan, eh dikejutin ma anak-anak lain yang pada balik dari atas. Mereka bilang ada Polisi Lalu Lintas lagi operasi, haduh..
Satu masalah, satu dari diantara kami ada spion yang lengkap. Yaitu Mas Ambon, emang uda diprediksi dari bawah tadi "Akan ada yang ganjil nanti, soale Aku sendiri nyepedane", dia bilang gitu. Haha.. Tak taune ya emang bener. Hm.. Mulai berpikir ni semua, gimana caranya ya bisa tetep jalan ke atas.
Tak lama di belakang kami ada rombongan juga anak-anak muda gitu, salah satu dari mereka tanya "Ada apa mas? Ada Polisi ya?" Kami serentak bilang "Iya mas." Terus dia bilang lagi " Haduh, tadi dibawah uda kena eh diatas ada juga."
Hm.. Kasian amat ya ntu orang. Akhir e dia mutusin buat ga ke atas dan turun aja dipinggir jalan daerah situ. Bersebelahan dengan kami yang juga memutuskan untuk turun dulu. Eh tau-tau ntu Mas Ambon uda deketin Mas'e yang tadi nanya2. Dan balik deketin kami dengan bawa spion yang dia pinjem dari mas'e itu, katane "Dapet pinjeman spion ni, tapi nti harus ada yang balikin ni spion turun, gimana?"
Akhir'e semua sepakat gitu aja, yoo...lanjutkan perjalanan. Setelah melewati ntu polisi salah 2 dari kami balik turun, Mas Ambon ma Mas Agus akhir e yang mutusin buat balikin spion ntu. Dan ga berapa lama mereka uda balik. Dan siap lanjutkan perjalanan ke tempat tujuan deh.
2 jam perjalanan kami semua nyampe di tempat pariwisata Grojogan Sewu, Tawangmangu.
Tapi dari teman-teman yang lain ada yang punya ide untuk melanjutkan perjalanan untuk naik lebih ke atas, hm.. Akhir'e jadi deh kita semua sepakat untuk menuju tempat wisata yang lain itu, Sarangan...!!!
Kita semua melanjutkan perjalanan menuju Sarangan setelah sempat mampir di mesjid dekat kawasan wisata Grojogan sewu, untuk menunaikan Sholat Dhuhur.
Setelah kira-kira 1 jam kita semua nyampe kawasan wisata Sarangan, sekitar jam 1 kita semua sudah dapet tempat yang enak untuk menggelar tikar untuk maem bareng. Hm... Yummy..
Ah, rasanya indah sekali, kita semua duduk dekat danau, dengan pemandangan yang begitu indahnya, bercanda ria. Hm.. Lama sekali tak merasakan suasana seperti ini, santai, keluar dari kebiasaan. Refresh!!
Seperti ini kira-kira background tempat kami berkumpul :
Bagus ya viewnya ^_^
Hm...saatnya nie makan siang, Mbak Ii' mulai sibuk nie nyiapin makan. Perasaan dia yang paling sibuk sendiri dalam rombongan perjalanan ini. Heehe.. Maklumlah dia yang paling dituakan disini (piss Mbak Ii'), dan yang punya acara tak pikir, :)
Sambil makan kita2 asik ngobrol sendiri2.
Lah yang satu ini asik2 foto2 ndiri, alias narsis, hehe..(piss mas'e), mungkin karena ga ada temen ngobrol kali ya? Kasian banget ik, :)
Ni dia penampakan nya :
Ckckckck...
Hm.. Setelah berapa menit selesai makan siang, ngobrol kesini kesitu kesana kemari (kaya' apa aja sih?) akhir'e tergiur untuk ikut jepret2 ni ma temen2 yang lain oke deh kita cari view yang bagus dulu. Dan kita pilih tempat yang semacam dermaga kecil gitu, di belakang ada view bagus, ya semacam hutan kecil di tengah danau.
Dan ini beberapa dari jepretan kami :
Mas Ambon, Mas Agus ma Mas Gigih
=>foto keluarga<= Mas Agus,Mbak Fitri, Mbak Ii', Mas Sarjono, Mas Ambon, Mas Gigih
"Lagi"
Mas Sarjono,Mbak Ii', Mas Ambon, Mas Gigih
Dan ini potret terakhir yang mengagumkan .. Hehe... :)
Selesai deh sesi foto-foto, ga terasa uda 2 jam kami nikmati suasana yang sangat menyenagkan itu, bercanda penuh tawa, terasa ga ada beban, padahal dalam hati ini ada satu yang mengganjal, karena besok aku harus berpisah untuk beberapa waktu dengan orang yang terkasih, hiks.. T.T
==
Tulisan ini uda tersimpan di daftar entri saya sudah setahun yang lalu, setahun juga uda saya berpisah dengan orang pernah mengisi hari saya setahun yang lalu., Tapi biarlah ini menjadi kenangan yang indah buat saya..^^
Saya pikir segini dulu yah,.kapan - kapan disambung lagi dalam tulisan - tulisan yang berbeda., dan berbagi itu indah saya pikir., jadi jangan ragu buat ninggalin jejak (coment, kritik, saran)di lapak saya ini yaah..^^
oia mu ucapin makasi ni buat dek Imam.,bikin aku semangat nulis lagiii.,
makasi juga buat semua...:))
salam ..
Diposting oleh
hesti octavia
di
11.56.00
0
komentar



